Share |

Arithmetic / Logic Unit – Elemen Pemroses

04:00 / Diposting oleh adien / komentar (0)


Aritmetic/Logic Unit atau ALU adalah elemen pemroses primer dalam suatu komputer. Data dalam suatu unit dapat dikonversikan dalam suatu bentuk tertentu atau diubah dalam suatu nilai yang tergantung pada jenis operasi yang dilakukan. Sebagian ALU dapat mengerjakan operasi aritmatika dasar seperti pejumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian pada bilangan bilangan integer. Sebagian ALU juga mampu melakukan operasi logic seperti AND, OR dan INVERT. Beberapa ALU menyediakan kemampuan tambahan untuk memproses bilangan dalam format desimal maupun floating-point. Diantara unit-unit yang sudah maju juga mampu mengerjakan
operasi trigonometri dan operasi eksponensial.

Read More ..
Label:

Processor

08:13 / Diposting oleh adien / komentar (0)

Prosessor terdiri dari 2 komponen utama, diantaranya adalah:

  • Control Unit – Central Controller
Bertanggung jawab untuk menentukan operasi-operasi apa yang akan dipanggil oleh program dan dengan cara bagaimana operasi-operasi tersebut dilaksanakan.
Ketika sebuah komputer pertama kali diaktifkan power-nya, maka komputer tersebut menjalankan operasi bootstrap. Operasi ini akan membaca sebuah instruksi dari suatu lokasi memory yang telah diketahui sebelumnya dan mentransfer instruksi tersebut ke control unit untuk dieksekusi. Instruksi-intruksi dibaca dari memory dan dieksekusi sesuai dengan urutan penyimpanannya. Program counter dari suatu komputer menyediakan suatu cara untuk menyimpan lokasi instruksi berikutnya. Urutan eksekusi berubah dengan memindah lokasi intruksi baru ke program counter sebelum pembacaan (fetch) instruksi dikerjakan. Sebuah intruksi merupakan kalimat imperatif pendek yang sudah dapat menjelaskan makna dari perintah tersebut.
Suatu intruksi terdiri dari :
a. subjek (komputernya)
b. verb(suatu kode operasi yang mengindikasikan pekerjaan apa yang akan dilaksanakan)
c. objek (operands) yang mengidentifikasikan nilai data atau lokasi memory.




Read More ..
Label:

TROUBLESHOOTING PC

06:25 / Diposting oleh adien / komentar (0)


Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Pada laporan ini belajar untuk mendeteksi masalah pada komputer terutama yang berhubungan dengan Hardware.
Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya dilakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya di install ulang saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah Software.   

Teknik dalam Troubleshooting

Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik forward dan teknik backward.
Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.
Teknik forward Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut. Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel power supply ke soket power pada motherboard. Untuk casing ATX, periksa apakah kabel power switch sudah terpasang dengan benar.
Teknik backward Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat di ambil beberapa contoh sebagai berikut :
  1. Floppy disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
  2. Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
 

Read More ..
Label: